wldad

Berusaha menjadi lebih baik

Bonus Belanja Bulanan


Ingin mendapatkan Bonus dari Belanja Bulanan anda ?
Ingin dapat Uang jut2an dari Pembelanjaan Bulanan anda ?

Jawabannya :

Klik disini www.bonus-belanja.net.in

Maret 30, 2011 Posted by | Tentang Saya | 2 Komentar

Perjuangan Seorang Bapak Tua Tukang Mobet menjadi Manager


Sudah 1 minggu ini sy mencoba usaha sampingan. Kalau di lihat dari sistemnya, Insya Allah penghasilan jut2an bisa tercapai dengan bantuan iklan2 di Internet (Amin).
Namun semangat sy untuk mendapat uang tambahan ini, saya anggap belum seberapa setelah membaca cerita ini. Karena ketika UL saya bilang jika ingin naik level bulan ini juga maka BPnya harus ditambah 124 lagi, tapi saya tidak mengindahkan dia, saya pikir saya sdh mencapai WP1…sudah cukuplah … bulan depan kejar WP2…lalu WP3 in the next.

Namun hari ini, hati saya terpecut, ketika membaca milist dari seorang teman di Medan, yang menceritakan seorang bapak tua tukang mobet, yang sangat gigihnya mengejar 600 point bulan itu agar bisa menjadi seorang manager, padahal menurut saya yang seorang usahawan kecil 600 point tsb sangat besar, mungkin baru 3 bulan paling cepat saya mengumpulkan, tapi si Bapak Tua … berani dan yakin mendapatkan 600 point tsb hanya dalam 1 bulan.

Terus terang saya malu …pada Bapak Tua Tukang Mobet tsb. Dia aja bisa, masa saya tidak bisa ?

hhmmm…. inilah ceritanya (sy copy paste dr milist kami) :

Cuaca agak mendung hari ini, gerimis tepatnya. Ga ada yang nganterin dan akhirnya aku putuskan naik becak motor (naik becak mesin klo orang Medan bilang)
Ga sampai 5 menit menunggu, Becak berhenti dan supirnya seorang Bapak setengah baya ..
Me : Sun Plaza ya pak … Biasa kan?
si Bapak : mari mba ….
Belum lama jalan sudah harus berhenti karena lampu merah ….
si Bapak : mba buru – buru kah?
Me : Ga terlalu pak, kenapa?
si Bapak : Saya ga usah ngebut ya mba
(belum sempat aku menjawab lampu jalan kembali hijau dan si Bapak mulai jalan lagi, tp tiba – tiba menepi begitu melewati persimpangan lampu merah)
Belum sempat bertanya apa – apa si Bapak menyerahkan sebuah kartu (semacam kartu nama) – brosur dan sebuah buku sambil berkata : “silahkan mba, dibaca – baca sepanjang perjalanan… biar ga bosan.”
Ku cuma bisa tersenyum menerima pemberian Bapak yang akhirnya aku tahu bernama Narto itu …
Gimana enggak : brosurnya adalah Flyer Promo Make That Change dan sebuah Katalog Oriflame bulan Maret + kartu Nama bertuliskan : NARTO – Oriplem Member – 0821 xxxxxx
PN : Dek, bagus lho itu oriplem…… dibaca – baca aja
(ku masih tersenyum)
PN : yang itu brosur promo bulan ini, adek baca sendiri aja yah… Bapak udah ga gitu ngerti maksutnya apa. Tapi kata aplen Bapak bulan ini daftar lebih murah dari biasanya. Trus hadiahnya juga lebih banyak
F : “Yang Member Bapak atau anak Bapak ?”
PN :” saya dek, hehehe lumayan lah klo ada yang laku buat nambah beli lauk. Anak Bapak masih SD dan SMP dek.”
F : “Oooo, udah lama pak ?”
PN : “Dari bulan delapan tahun lalu dek, klo kata aplen udah lama karena Bapak udah lama ga naik lepel.”
F : “emang udah level berapa pak?”
PN : ” Hahaha, ga gitu ngerti dek, konsultan apa gitu katanya. Tapi semalam aplen Bapak telpon katanya Bapak kurang 600 berapa poin lagi biar bisa naik ke menejer.”
Seketika aku speechless ….. Diem memandangi si Bapak yang klo lihat dari raut wajahnya barangkali usia 50 tahunan.
F : Bapak koq bisa jadi member sich ?
PN : “Dari penumpang dek, pas antar dia trus dia minta ditungguin. Trus katanya daripada Bapak bengong nunggu. Bapak disuruh masuk ke ruangan.”
Ternyata lagi ada orang persentasi gitu ….. Pas dia sampe, Bapak cuma minta dibayarin uang pendaftaran member sebagai ganti ongkos becak.
(Makin kagum dengan Bapak ini)
F : “Pak, Bapak jual kemana?”
PN : “Macam – macam dek, lebih banyak ke mamaknya anak sekolah yang selalu Bapak antar jemput.”
” Bapak mau kejar menejernya dek tinggal sikit itu kan? biar komisinya bisa buat cicilan becak ini. Jadi Bapak narik tinggal untuk sekolah anak – anak dan uang belanja ..”
“Lumayanlah dek, kata aplen Bapak klo menejer bisa dapat 500 ribuan…. lumayan kali kan? Belum lagi dari jualan nya .”
“Bapak mau anakku sekolah tinggi, biar ga kayak Bapaknya jadi tukang Becak …. Hahahahaha.”
“Dek, dengarin Bapak sambil dilihat – lihat. Kalo tertarik tinggal hubungi Bapak di no. yang tadi. Bapak antar barangnya.”
“Atau adek jadi member aja… Nanti Bapak bawa ketemu aplen Bapak untuk menjelaskan. Aku tak ngerti ngerti kali itu.”
F : “hmmm, makasi Pak… Saya juga sudah member.”
“Wah, bagus itu.. diteruskan… di seriusin selagi masih muda yah”
(ga kerasa sampe di depan Sun Plaza arah diponegoro)
Aku kembalikan flyer dan brosurnya seraya menyerahkan ongkos becak.
F : ” Pak, ini aku balikin yah… manatahu bisa dipake buat yang lain. Saya pegang kartu Bapak aja yah….Kapan – kapan saya boleh telp Bapak kan?”
PN : “Boleh lah, eh aku minta kartu nama adek lah…. anak muda kan pasti punya kartu nama yang bagus, ga kayak Bapak.”
(suer ntah kenapa saat itu aku merasa malu untuk menyerahkan kartu nama satu – satu nya yang aku punya… yang bertuliskan Independent Oriflame Director) tapi aku ga mau mengecewakan Bapak itu
Sambil tersenyum memberikan kartu nama.
PN : “walah, malu kali aku dek… Kau udah direktur ternyata di oriflame, sementara Bapak menejer pun belum.”
F : “Bapak pasti manager bulan ini dan akan segera jadi Director….Bapak hebat, saya aja ga pernah berbuat kayak Bapak. Makasi ya Pak ”
(Sambil pergi meninggalkan becak)
PN : (setengah teriak) “Kalo jadi menejernya, Bapak sms kau ya dek”
(Ku cuma mengacungkan jempol ke Pak Narto)
Damn ….. sepanjang jalan di pelataran mall ku cuma bisa geleng – geleng ….
Seorang Bapak, tukang becak, sudah setengah baya ….. punya begitu semangat untuk maju.
Mau dan tidak malu menawarkan bisnis yang dia punya pada orang yang tidak dia kenal
Ga takut akan di tolak oleh penumpangnya
Memanfaatkan setiap detik yang dia punya
Punya harapan untuk naik level jadi menejer (hahaha dengan gaya logat Medannya yang kental) walau masih kurang 600an poin ….. Yes U can Pak Narto
Punya harapan yang lebih baik untuk keluarganya …
He has a dream ….
How about us ?
Sudahkah kita memanfaatkan setiap detik kita untuk maju?
Sudahkah kita melakukan 1/10 sajah dari yang dilakukan pak Narto?
Apakah kita masih punya Impian dan berusaha keras untuk meraihnya?

Salut untuk mu pak !!!

Maret 24, 2011 Posted by | Tentang Saya | Tinggalkan komentar

Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk Pensiun kita nanti ?


Silahkan klik di sini :

http://www.pensiun-nyaman.co.in

Maret 23, 2011 Posted by | Bisnis Rumahan | | Tinggalkan komentar

Tips menjadi …. SUKSES !!!!!


dari tetangga sebelah…

Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya.. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain. Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan..

Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya. Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan “tidur”. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan. Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, “Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak,
lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?”

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius. ” Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,” begitu beliau memulai penjelasannya.

RAHASIA PERTAMA “Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan). Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai
dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik. Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu… baru kemudian ayahmu dan gurumu. Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.”

Beliau mengambil napas sejenak. RAHASIA KEDUA “Kemudian yang kedua,” beliau melanjutkan. “Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain. Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki.

Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan. Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri. Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA “Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, ” begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. “Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.” “Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu
yang tidak diduga-duga” , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3). “Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ,” tanya beliau. “Ya, bagaimana caranya?” jawab saya.

Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita. “Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.” “Walau pun itu orang kaya?” tanya saya. “Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan.. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.” “Walau itu orang yang berpura-pura?

Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” saya bertanya lagi. “Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,” jawab beliau. “Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.” RAHASIA KEEMPAT Wah, makin menarik, nih.

Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya. “Yang keempat nih, Mas,” beliau memulai. “Jangan mempermainkan wanita”. Hm… ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja. “Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.” “Lalu?” saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya. “Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. ” Oh… pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati. “Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,” beliau melanjutkan. Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang…. oleh: Probo Jatmiko

Maret 21, 2011 Posted by | Pendidikan | | Tinggalkan komentar

Alangkah lucunya sekolah Negeri ini


Seorang teman menawarkan kepada saya sebuah buku judulnya : Alangkah kucunya sekolah Negeri ini {potret miris dan jenaka dunia sekolah di Indonesia}.
Saya tertarik membelinya karena saya tertarik judulnya. Alasannya cukup sederhana karena saya seseorang yang bergerak di dunia pendidikan, jadi sangat ingin tahu atas apa yang tertera pada buku ini.

…. saya akan coba buat rangkumannya untuk teman2 semua….

* karya : Toto Suharya, Herlan F., Asep I.

Kata Pengantar Penerbit buku ini men-isyaratkan keprihatinan penerbit atas apa yang sudah terjadi di negara Indonesia akhir2 ini, baik keadaan alam maupun keadaan sosial masyarakatnya. Bad news is good news yang biasa di anut media guna mencapai rating tertinggi, sudah mulai melekat di hati masyarakat. Karena yang kita tau, sesuatu yang diulang2 akan menjadi realita.

Good news is bad news adalah pemahaman yang salah. Alangkah akan majunya Indonesia jika Good News is Good News, dimana pemberitaan tokoh2 yang sukses dan hal2 baik lainnya menjadi headline di media2 Indonesia apalgi sampai di ulang2, dimana hal ini akan menjadi pembelajaran untuk seluruh masyarakat dan akan menjadi realita yang positif.

… esok … pengantar dari penulis.

Maret 3, 2011 Posted by | Pendidikan | | 2 Komentar

adab marah


Kata Rosullah, jika kita marah dalam posisi berdiri, maka rubahlah posisi menjadi duduk. Jika masih marah, berbaringlah, jika masih marah juga berwudhulah, jika masih marah ….sholatlah yang khusyu.

Maret 3, 2011 Posted by | Agama | | Tinggalkan komentar

Kehamilan ke 5 – ku


Saat ini saya sedang mengandung untuk yang ke 5 kalinya (dengan riwayat 2x keguguran, pada tahun 2008 dan 2009 dan semuanya kurang dari 2 bulan). Dan kehamilan ini sangat dinanti2kan oleh suami dan anak2 saya yang sudah berusia 12 tahun dan 8 tahun.

Pada kehamilan ini, saya merasakan pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan dengan kehamilan sebelumnya.

Pada kehamilan pertama, saya seperti tidak merasakan sedang hamil. Kegiatan berlangsung seperti biasa, berangkat kerja pagi jam 7, pulang jam 7 malam sampai rumah. Ngidampun tidak aneh2. Hanya pengen makan apa, lalu saya beli yang saya inginkan …beres deh. Itupun cuma sekali seingat saya.
Pada saat melahirkan memang ada sedikit masalah, karena ketuban sudah pecah di rumah … dan menunggu pembukaan lumayan lama, maka saatnya melahirkan saya sudah kehabisan tenaga, padahal bagian ubun2 anak saya sudah terlihat, namun ada dugaan panggul saya kecil juga, akhirnya dokter memutuskan untuk dilakukan tindakan caesar. Anak saya yang pertama ini tumbuh over weight. Sekarang dia sudah kelas 1 SMP dan paling besar di kelasnya.

Pada kehamilan ke 2, kebetulan tempat kerja saya lumayan jauh yaitu di Tangerang, sedangkan saya tinggal di Jakarta. Jadi saya berangkat jam 5.30 pagi, sampai rumah jam 9 malam. Keseharian saya banyak duduk di depan komputer, hanya sekali2 turun ke pabrik belakang untuk mengontrol produksi. Alhamdulilah pada kehamilan inipun saya tidak ngidam apa2. Hanya pengen 2 jenis makanan, beli … selesai.
Namun di usia kehamilan 6 bulan, keluar flek berwarna kehijauan, hanya sedikit sih … ditambah plasenta di bawah, anak kelilit tali ari2 dan sungsang … jadi dokter menyarankan untuk jangan capek2, kalau bisa cuti dahulu kerjanya. Wah … hal yang tidak mungkin dilakukan.
Rutinitas tetap dijalani, walau keluar flek setetes tiap hari tapi saya tidak merasakan hal2 yang aneh di badan saya.
Di akhir bulan ke 7, saya sempat merasakan mules, akhirnya saya harus di rawat 3 hari di RB untuk menghilangkan mules tersebut.
Dan seminggu kemudian mulas itu datang lagi, dokter akhirnya memberi suntikan penguat paru2 untuk calon bayi saya dan tetap memberikan obat anti mulas.
Saat pemberian suntikan paru2 pertama kalinya… saya merasakan ada semut rangrang yang menggigit bagian vital saya, saya sempat loncat saking kaget, sakit dan takut.
Pada hari ke 2, karena mules masih terasa, akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan tindakan caesar ( usia kehamilan saat itu pas 8 bulan ). Alhamdulilah … anak saya yang lahir di usia 8 bulan ini, yang biasanya di sebut prematur, ternyata tidak perlu di masukan ke dalam inkubator, karena di anggap sehat.
Dan saat ini, anak saya yang ke 2 tumbuh lincah, walau memang sering sakit panas jika terlalu lelah. Tapi dia anak yang cerdas dan mandiri.

Kehamilan yang ke 3, saya tidak menyadarinya, setelah telat 50 hari dan keluar gumpalan besar, barulah saya sadar bahwa saya sedang hamil. Memang selama telat tersebut, saya merasakan badan kurang enak, namun karena posisi saya saat itu sedang dinas luar 10 hari di luar pulau, maka saya anggap karena keletihan saja.

Kehamilan yang ke 4 pun, saya tidak menyadarinya, karena memang menstruasi saya kadang kurang teratur.
Saat itu karena kondisi pekerjaan sedang sibuk2nya, saya sempat begadang 3 hari dan selalu minum minuman berenergi setiap begadang. Setelah beberapa hari saya baru menyadari badan saya terasa aneh dan merasa sudah telat 1 bulan, lalu saya cek, ternyata positif, walau 1 garis terlihat samar.
Namun sayangnya 2 hari kemudian saya mengalami pendarahan, dan ternyata saya keguguran.
Anak dan suami saya sangat kecewa, padahal mereka baru saja mengecap kebahagiaan akan menerima anggota keluarga baru.

Akhirnya … alhamdulilah karena dari segi umur memang sudah mendesak, yaitu 39 tahun, saya berdoa kepada Allah, jika memang masih diberi kepercayaan, sekaranglah saatnya, sebelum usia saya 40 tahun. Ternyata Allah masih memberi kepercayaan kepada saya dan mengabuli permintaan saya.
Saya mengetahui kehamilan ini bisa dibilang sudah telat 6 mingguan.
Karena haid yang terakhir, yang hanya berupa flek 2 hari tersebut ternyata sudah positif hamil. Hal ini bisa terlihat saat usg pada kehamilan 4 bulan dengan 3 dokter yang berbeda.
Pada saat saya test kehamilan, memang saya sudah merasakan badan yang kurang enak dan meriang. Dan ternyata kehamilan saya ini, memang beda dengan yang sebelumnya :
Saya terkapar lemah di tempat tidur.
Mual, muntah hingga terkecing2.
Tidak mau minum karena mual minum air putih.
Minum manis tidak bisa sembarangan. Tehnya pun maunya teh zaman dulu.
Tidak mau ada sinar matahari atau sinar lampu di kamar.
Tidak bisa makan daging2an.
Mual jika mencium aroma gorengan atau sate.
Engga mau deket2 dengan suami (walaupun suami habis mandi, tetap tercium aroma kurang menyenangkan).
Sensitif sekali.

Dengan kondisi tsb, otomatis saya tidak bisa melakukan kerja, alhamdulilahnya … saat kehamilan ini saya bukan karyawan lagi tapi seorang usahawati, sehingga saya bebas untuk tidak ngantor, karena saya bisa mengontrol kerjaan staff dari rumah.

Saat kandungan berusia 7-8 mingguan saya mengalami pendarahan, karena saya ada 2 kali riwayat keguguran dan di lihat ada celah pada rahim saya, maka dokter menyarankan saya untuk di rawat di rumah sakit, sampai celah mengecil atau ukuran janin diperkirakan tidak akan sampai lose keluar.

Pada bulan ke 5, penderitaan bertambah dengan adanya sakit gigi dan nyeri pada saat pipis (pipis terasa tidak tuntas). Sehingga saya harus bolak balik ke dokter dalam waktu 2 minggu sekali, bahkan ke dokter gigi untuk di tambal sementara. Dengan tambahan obat anti biotik dan penahan rasa sakit, padahal untuk minum vitamin bahkan minum airpun sulit.

Alhamdulilah …masuk bulan ke 6, mual2 sudah jauh berkurang, sehingga saya sudah bisa makan dan minum vitamin.
Dan mengingat selama 5 bulanan saya di tempat tidur yang menyebabkan saya sempat stress karena bosennya, sehingga begitu badan saya terasa enakkan di bawa jalan, maka saat itu saya berani menghadiri undangan meeting untuk keperluan sanggar saya mentas di salah satu mall di kota saya. Sebelum meeting saya pergi dahulu ke pasar membeli sanggul untuk keperluan anak saya mentas nanti. Sorenya saya pergi ke dokter hingga jam 7 dan langsung pergi ke mall untuk beli kado temannya lingga dan papanya.
Saat itu saya tidak merasakan apa2 pada badan saya. Sehingga saya menjalani hari itu dengan santai.
Sampai rumah jam 9 malam. Dan 1 jam kemudian, saya merasakan perut saya mulas2 hingga esok harinya (Jumat). Namun hingga malam hari dan sampai hari berikutnya (Sabtu), mulas2 semakin sering bahkan semakin hebat. Akhirnya saya pergi ke dokter dan ternyata saya mengalami dehidrasi.
Hari Kamis kemarin timbangan saya 74kg, namun sabtu itu (hanya dalam waktu 2 hari) saya turun 1,5kg. Dokter memaksa saya rawat inap, karena kuatir kondisi bayi yang kekurangan kalium akibat dehidrasi yang akan menyebabkan gagal jantung. Akhirnya saya di rawat lagi di rs 3 hari untuk bedrest dan pemulihan akibat dehidrasi. 9 botol infuspun mengalir ke badan saya yang sudah gemuk ini.
Subhanallah …. hanya pergi ke luar 1 hari, saya harus mengeluarkan uang 2 juta untuk membayar rawat inap selama 3 hari. Sungguh suatu kesenangan untuk tebusan refresh ke luar rumah yang sangat mahal.

Hari-hari berikutnya selalu di sertai dengan pendarahan walau hanya berupa flek, yang mengakibatkan dokter membatasi aktifitas saya.
Padahal kondisi tubuh saya sudah enakan, tidak ngidam lagi, tapi … tetap harus bedrest karena kehamilan saya yang agak rentan ( dengan kondisi plasenta di bawah ).

Pada bulan ke 7, saya tetap membatasi gerak saya ( turun dari tempat tidur jika ke toilet, atau sekali2 ke komputer aja ). Namun pada saat saya akan menyiapkan 7 bulanan yang semuanya sudah saya pesan, sehingga tidak akan mengakibatkan tubuh saya lelah, hanya karena … saya memindahkan 3 piring lodor besar dari meja ke lantai, perut saya mendadak nyeri. Akhirnya saya istirahat lagi di tempat tidur dan 1 jam kemudian ternyata saya pendarahan lagi lumayan banyak. Lagi2 dokter meminta saya untuk rawat, namun kali ini saya menolak dengan alasan, jika bolak-balik di rawat saya kuatir tidak punya uang pada saat operasi cesar nanti.

Pada bulan ke 8, pendarahan yang saya alami semakin hebat, karena plasenta sebesar 1/2 genggaman tangan banyak keluar, hal ini membuat saya dan suami saya kuatir.
Di RS saya cek keadaan bayi saya, apakah masih berdenyut detak jantungnya ? apakah dia tidak kesulitan bernafas ? Alhamdulilah … hasil rekam jantung janin … menunjukkan bayi saya sehat2 saja. Hanya HB saya cuma 10 dan Lekositnya terus bertambah hingga 19.500.
Dan sekali lagi saya menolak di rawat, ketika dokter meminta saya untuk rawat inap. Karena kondisi bayi saya yang sehat2 saja, saya berani bedrest total di rumah. Akhirnya dokter menyarankan saya untuk tidak turun samasekali dari tempat tidur ( hehe … pipis dan bab di suruh pake pispot ).
Dan dokter memberitahukan ke saya, bahwa jika berat badan bayi sudah cukup, maka … lebih baik saya harus melakukan operasi segera, mengingat kondisi saya yang semakin mengkhawatirkan dan sambil menunggu berat badan bayi, saya di anjurkan mengkonsumsi makanan yang bisa menaikkan HB saya, sehingga tidak memerlukan transfusi lagi saat operasi nanti.

Pada tanggal 9 Januari, kembali saya merasakan mulas2. Esok harinya tgl. 10 Januari saya pergi ke dokter dan setelah mengecek perkiraan berat badan bayi 2,7kg, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar esok pagi. Dokter khawatir jika tidak cepat2 di angkat, resikonya akan tinggi sekali. Bahkan dokternya bilang … dia susah tidur, karena mikirin kondisi saya …. ( dah gitu sayanya bandel lagi ya dok ? di suruh rawat inap ga mau terus, hehe … ).

Akhirnya tanggal 11 Januari 2011 (kebetulan tanggal bagus 11-1-11), jam 9 lewat saya masuk ruang operasi. Suami saya yang tadinya akan menemani saya, karena saya sempat trauma pada operasi caesar saya yang ke 2 ( mau muntah di ruang operasi … tidak ada yang nolongin, saat itu saya tidak bisa berbicara dan kepala tidak bisa di miringkan ), ternyata suami tidak bisa masuk karena kehabisan baju operasi ( kebetulan tanggal bagus jadi banyak jadwal operasi hari tsb ), saya sempat khawatir karena tidak ada yang menemani saya.
Saya ngewirit terus …. dan mencoba berpasrah diri … walau tetap berjuang keras untuk bisa melampaui ini semua.

…… sambung lagi esok ya ….

Februari 7, 2011 Posted by | Kesehatan, Tentang Saya | | Tinggalkan komentar

Saat pendarahan seorang ibu hamil apakah boleh sholat?


Saya sedang hamil 8 bulan, sudah beberapa kali sejak 6 bulan yang lalu mengalami pendarahan namun janin masih bisa dipertahankan.

Pendarahan ini disebabkan oleh karena plasenta terletak menutupi jalan lahir atau di bawah, sehingga aktifitas saya harus dikurangi, bahkan saran dokter harus bedrest.

Pertanyaan saya, karena saya agak ragu untuk menjalankannya, apakah seorang bumil dengan kasus seperti ini tetap di anggap ‘suci’ dalam arti boleh Sholat atau baca Al-Qur’an ?

Apabila ada dari rekan2 yang baca tulisan saya ini dan paham soal ini, mohon bantuannya untuk di respon dan alangkah bagusnya jika di sertai dengan dalil atau dasar Al-Qur’an.

Terima kasih atas perhatiannya.

Januari 5, 2011 Posted by | Agama, Kesehatan | | Tinggalkan komentar

Kebiasaan Keliru Bumil Tua Harus Beberes !


Sudah menjadi kebiasaan dari zaman dahulu bahwa apabila ada ibu hamil tua disarankan untuk melakukan aktifitas sehari2, seperti : MENYEDOT debu rumah, dan mencuci pakaian, mengepel, atau berbagai pekerjaan rumah tangga lainnya yang ternyata hal ini dapat dapat berdampak buruk pada janin. Karena itu, ibu hamil alias bumil disarankan untuk tidak melakukan pekerjaan rumah tangga.

Penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan rumah tangga yang bersifat membosankan dan repetitive, kemungkinan dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.
Sedangkan olahraga, terbukti ampuh bagi kesehatan bumil dan jabang bayi. Demikian menurut sebuah penelitian yang dilansir Daily Mail, Senin (7/6/2010)

Jadi untuk bumil tua, mulai sekarang :
1. Hindari pekerjaan rumah tangga.
2. Perbanyak olahraga khusus ibu hamil.

OK ?

Januari 2, 2011 Posted by | Kesehatan | | 2 Komentar

Perkembangan bayi 31 – 40 minggu


MINGGU 31

Plasenta masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air ketuban.

Minggu 32

Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut di kepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. Dengan berat 1800 gram dan panjang 29 cm, kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.

Minggu 33

Vernix yang menutupi kulit bayi sudah cukup tebal. Paru-parunya hampir matang dan ia terus berlatih pernafasan setiap hari. Pada minggu ini, ia mulai berada di dalam posisi kelahiran.

Minggu 34

Bayi yang dilahirkan pada minggu ini, paru-parunya sudah cukup matang. Beratnya mencapai 2250 gram dengan panjang 32 cm sehingga ia sudah mampu bertahan hidup tanpa bantuan peralatan medis.

Minggu 35

Beratnya sudah 2550 gram tetapi ia mulai masuk masa percepatan kenaikan berat badan. Lemak sudah disimpan di seluruh tubuh terutama sekitar bahu. Gerakannya semakin berkurang karena ukurannya yang semakin besar.

Minggu 36

Tinggal beberapa minggu lagi bayi dilahirkan. Baratnya sudah mencapai 2750 gram. Asupan kalsium membantu kerangka bayi lebih kuat tetapi masih cukup lembut untuk melewati jalan lahir.

Minggu 37

Meskipun sudah cukup bulan, bayi masih terus berkembang. Ia mulai menghasilkan kortison, hormon yang membantu kematangan paru-paru untuk mengambil udara tanpa bantuan.

Minggu 38

Beratnya sekitar 3100 gram dan panjangnya 35 cm. Lemak masih diproduksi meski tingkat pertumbuhannya mulai melambat. Jika bayi Anda laki-laki, testikel telah turun mendekati skrotum. Jika bayi Anda perempuan, alat kelaminnya telah berkembang sempurna.

Minggu 39

Karena beratnya 3250 gram, ia memenuhi rongga rahim. Tali pusat yang membawa nutrisi dari plasenta panjangnya 50 cm dan tebalnya 1,3 cm. Karenanya tali pusat bisa melilit bayi.

Minggu 40

Setelah berminggu-minggu menunggu dan mempersiapkan diri, sang bayi akhirnya dilahirkan. Atau bisa jadi belum lahir. Hanya 5% wanita hamil yang melahirkan tepat dengan perkiraan tanggal persalinan. Si kecil lahir dengan berat rata-rata 3500 gram dan panjangnya 48-51 cm.

Januari 2, 2011 Posted by | Kesehatan | | Tinggalkan komentar